KOTA TASIKMALAYA - Semangat menjaga kelestarian lingkungan kini bergema di Tasikmalaya Kota. Menindaklanjuti instruksi dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, mengenai Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah), jajaran Polres Tasikmalaya Kota tak tinggal diam. Salah satu aksi nyata terlihat dari Polsek Kawalu yang turut menggalakkan gerakan ASRI di sebuah situs bersejarah yang sarat makna, yakni Tugu Istiwa di komplek Masjid Jami Assa’adah, Kp. Citamiang, Kel. Tanjung Kawalu. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (06/02/2026).
Tugu Istiwa, yang juga akrab disapa jam istiwa, bukan sekadar penanda waktu. Bangunan bersejarah yang didirikan pada tahun 1921 oleh KH. M. Bakri ini memiliki fungsi utama sebagai penanda waktu salat tradisional yang mengandalkan pergerakan bayangan matahari. Keberadaannya di Citamiang, Kelurahan Tanjung Kawalu, menjadi saksi bisu perjalanan waktu dan kearifan lokal.
Kapolsek Kawalu, AKP Yusuf Setyanto, S.H., menjelaskan bahwa pemilihan Tugu Istiwa sebagai lokasi pelaksanaan gerakan ASRI didasari oleh statusnya sebagai cagar budaya yang perlu dijaga kelestariannya. Ia bersama dengan warga setempat bahu-membahu membersihkan sampah dan merapikan rumput liar yang tumbuh di sepanjang jalan serta area di sekitar tugu bersejarah tersebut.
"Melalui gerakan Indonesia ASRI ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan suasana yang aman, sehat, resik dan indah, " ujar AKP Yusuf Setyanto, S.H., pada Jumat (06/02/2026).
Gerakan ini, yang melibatkan partisipasi aktif dari POLRES TASIK KOTA AKBP ANDI PURWANTO, S.I.K., M.H., menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga nyaman dan lestari bagi generasi mendatang.

Tasikmalaya Kota