KOTA TASIKMALAYA - Di tengah hamparan sawah Citamiang, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, sebuah sinergi kuat antara aparat kepolisian dan petani lokal terjalin erat pada Rabu, 18 Februari 2026. Kapolsek Kawalu bersama jajarannya tak sekadar memantau, namun turut hadir merangkul semangat para petani dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, sejalan dengan implementasi Program Asta Cita Presiden.
Kehadiran Polri dalam kegiatan penanaman jagung di lahan baku sawah ini menegaskan komitmen mereka sebagai garda terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan yang digaungkan pemerintah. Ini adalah bukti nyata bagaimana institusi negara hadir sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat paling dasar.
"Kegiatan monitoring ini dilaksanakan bersama kelompok tani setempat dengan tujuan untuk memberikan motivasi, semangat kebersamaan, dan memastikan bahwa pelaksanaan program berjalan lancar, " ujar Kapolsek Kawalu, Akp Yusuf Setyanto, S.H.
Akp Yusuf Setyanto menjelaskan bahwa pemantauan yang dilakukan mencakup lahan seluas 1 hektare yang telah ditanami jagung. Sosoknya memancarkan kepedulian, seolah merasakan langsung denyut nadi perjuangan para petani di bawah terik matahari.
Suasana yang teramati selama kegiatan berlangsung begitu harmonis. Keamanan dan ketertiban terjaga, namun yang paling menonjol adalah semangat gotong royong yang membuncah. Interaksi antara polisi dan petani bukan lagi sekadar tugas, melainkan sebuah bentuk kepedulian dan kebersamaan yang tulus.
Polsek Kawalu Polres Tasikmalaya Kota menegaskan dedikasi mereka. Kehadiran di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah janji untuk terus menjadi mitra dalam pembangunan, sekaligus menjadi penggerak utama ketahanan pangan di wilayah lokal. Mereka adalah perwujudan nyata dari Polri yang Presisi, dekat dengan rakyat, dan berjuang bersama untuk kesejahteraan bersama.

Tasikmalaya Kota