Polsek Kawalu Cek TKP Tanah Longsor yang Menutup Jalan Leuwiliang

    Polsek Kawalu Cek TKP Tanah Longsor yang Menutup Jalan Leuwiliang

    KOTA TASIKMALAYA - Jalan Leuwiliang di Tasikmalaya mendadak tertutup total akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Senin, (23/02/2026). Peristiwa alam ini menutup akses utama, membuat lalu lintas kendaraan terhenti dan menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar.

    Kapolsek Kawalu, AKP Yusuf Setyanto, S.H., bersama jajarannya segera bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kp. Nusalaksana Rt. 07/05, Kelurahan Leuwiliang, Kawalu. Dari pantauan langsung di lokasi, material longsor berupa tanah dan batu dari tembok penahan tebing yang ambruk menutupi seluruh badan jalan.

    "Material longsor berasal dari tembok penahan tebing tanah yang ambruk dan material seperti tanah dan batu menutupi jalan, sehingga membutuhkan penanganan cepat serta kewaspadaan dari pengguna jalan, " ujar AKP Yusuf di lokasi kejadian.

    Menanggapi situasi darurat ini, langkah cepat langsung diambil oleh pihak kepolisian. Arus lalu lintas diatur secara ketat, dan kendaraan dialihkan ke jalur alternatif untuk meminimalkan kemacetan dan memastikan keselamatan masyarakat.

    "Adapun tindakan Kepolisian yang dilakukan antara lain mengatur arus lalu lintas dan melakukan pengalihan kendaraan ke jalur alternatif, selanjutnya pihak kepolisian berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera bersama sama melaksanakan evakuasi material longsor yang menutupi jalan, " lanjut AKP Yusuf.

    Kepolisian berkomitmen penuh untuk memulihkan kondisi. "Kami telah mengambil langkah cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat dan arus lalu lintas dapat normal kembali, " pungkas Kapolsek Kawalu.

    bencana alam tanah longsor tasikmalaya lalu lintas penanganan darurat laporan kejadian
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Polsek Sukaratu Tingkatkan Patroli Ngabuburit...

    Artikel Berikutnya

    Polsek Cihideung Tingkatkan Patroli Demi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami